TRENDING NOW

LINK ARTIKEL KAOS DISTRO
Artikel Yang terkait tentang Kaos Distro :
1.       Kaos Distro Ghirah


KAOS DISTRO : SETIAP manusia memiliki kelebihan satu dengan yang lain. Allah swt mengangkat derajat orang-orang berilmu dan orang beriman. Dengan ilmu yang dimiliki dan keimanan yang melekat dalam dirinya; mereka dihormati, dihargai dan bahkan dijaga oleh para malaikat. Maka termasuklah mereka orang-orang yang beruntung, sebab mendapat   kedudukan khusus di sisi Allah Subhanahu Wata’ala.


Allah Subhanahu Wata’ala Subhanahu Wata’ala berfirman:

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ (المجادلة 11)

 “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.”

Imam al-Baghowi menafsirkan makna ‘derajat’ dengan “mereka yang tunduk dan patuh kepada perintah Allah Subhanahu Wata’ala memperoleh pahala dari-Nya”. Diganjar dengan pahala merupakan suatu keistimewaan, karena belum tentu setiap amal yang diperbuat dibalas dengan pahala.

Dalam kehidupan ini tidak semua orang diberi kesempatan menuntut ilmu; baik ilmu agama maupun ilmu umum. Ada diantara mereka yang pergi menuntut ilmu dan ada pula yang menghabiskan waktu dengan aktivitas yang lain.


Allah berfirman.

ومَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنفِرُوا كَافَّةً ۚ فَلَوْلَا نَفَرَ مِن كُلِّ فِرْقَةٍ مِّنْهُمْ طَائِفَةٌ لِّيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوا (التوبة 122)

“Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya.” (QS: at Taubah: 122)

Berbagai latar belakang, mereka tidak sempat dan tidak memiliki peluang seperti orang-orang yang disebutkan al-Quran tersebut. Orang-orang yang pergi berperang tidak sempat menuntut ilmu.

Sejarah mencatat Abu Hurairah ra adalah sahabat yang banyak mengahbiskan waktu menuntut ilmu, sementara Kholid bin Walid tidak demikian. Kasus yang berlaku pada panglima Kholid juga banyak  terjadi pada sahabat yang lain. Namun, dengan sederet keterbatasan tidak menjadikan mereka absen keistimewaan. Bermodalkan pengetahuan ala kadarnya, mereka bisa mencapai derajat mulia.

Baca: Lebih Banyak Belajar Akhlak Daripada Ilmu
Abad ini, banyak dijumpai orang-orang seperti Abu Hurairah ra  yang gemar menuntut ilmu dan tak sedikit pula ditemukan orang-orang seperti Kholid bin Walid yang sibuk berperang demi bertahan hidup. Menariknya, orang dengan tipologi kedua (kholid) dengan akal pikiran yang sehat serta ilmu secukupnya lahir sikap hormat, sopan dan santun dari prilakunya sehari-hari.

Dikala bertemu dengan orang yang lebih tua, spontan rasa hormat muncul; ketika bersua dengan yang lebih muda, lahir darinya sikap saling menyayangi. Pendek kata, dengan segenap kekurangan tersebut mampu mereka tutupi dengan sikap arif dan bijak yang pada akhirnya mereka disenangi dan dicintai oleh semua golongan.

Flashback di zaman Rasulullah Shalalallahu ‘Alaihi Wassallam hidup, ada sebuah kisah yang patut dicontoh oleh umat Islam. Ketika itu sekelompok orang membawa jenazah orang yahudi di depannya, spontan beliau berdiri dari tempat duduknya guna menujukkan sikap hormat dan menghargai meski beda keyakinan, karena menurutnya, setiap manusia perlu dihormati dan dihargai.

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman;

ولقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَىٰ كَثِيرٍ مِّمَّنْ خَلَقْنَا تفصيلا (الإسراء 70)

“Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.” [QS: al Isra’: 70]


Imam Ibnu Katsir menuturkan bahwa “manusia diciptakan sebaik-baik bentuk, tidak satupun makhluk yang lebih baik ciptaannya selain manusia”. (At-tīn 4).

Akhlak mulia yang diteladankan oleh baginda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dewasa ini sudah mulai memudar. Ada sekelompok orang atau individu yang mengaku ‘berilmu’ dan mengikuti sunnah justru tidak mencerminkan sebagai orang berilmu dan pengikut sunnah. Bahkan sebaliknya, semakin tinggi titel akademik yang diraih dan semakin luas bacaannya yang dijelajah, semakin jauh dari akhlak salaf.

Secara bahasa kata salaf bermakna orang-orang terdahulu. Secara istilah Salaf adalah sebutan untuk generasi yang hidup pada abad pertama sampai ketiga hijriah (sahabat, tabi’in dan tabi’ tabi’in).

Dalam hadis disebutkan generasi salaf adalah sebaik-baik generasi. Wajar bila mereka disebut generasi yang ideal karena rentang waktunya yang relatif dengan kanjeng Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassallam. Mereka merefleksikan akhlak-akhlak mulia seperti penyabar, selalu bersyukur, pandai menggormati dan menghargai orang lain dan masih banyak akhlak mulia lainnya. (Lihat akhlak Mulia Dr. H. Mustafa Umar, Lc. MA).

Tak sedikit orang yang mengklaim telah berilmu dan berjalan di atas sunnah tersebut tidak mengindahkan akhlak-akhlak ulama salaf.

Bahkan dikala bertemu dan berpapasan dengan orang-orang yang notabene tidak berilmu (tidak selevel dengannya), tidak ‘nyunnah’ (mengikuti sunnah Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassallam) diklaim rendah dan hina, tak jarang banyak kita temukan saat berbicara dan mengkritik orang lain semaunya dan sinis. Pada intinya orang yang tidak sebanding dengannya dipandang sebelah mata.

Baca: Dakwah dengan Akhlak yang Baik
Tentu fenomena seperti ini tidak diajarkan dalam Islam. Seharusnya semakin luas ilmu seseorang, semakin rendah hati dan tawadhuk. Rasulullah saw diutus ke jagad ini untuk merubah tatanan sosial yang penuh carut-marut itu.

Rasullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda:

إنما بعثت ﻷتمم مكارم الأخلاق.

Sesungguhnya aku diutus untuk menyempunakan akhlak.

Akhlak menjadi pembeda antara umat terdahulu (jahiliah) dan umat Muhammad. Mereka yang telah merasakan manisnya ajaran Islam lahir dari dirinya prilaku yang baik, sopan, santu, ramah dan berbudi. Substansi risalah Rasulullah saw membawa umat manusia ke jalan keselamatan, karena Islam adalah agama keselamatan bagi seluruh umat manusia dan alam.

Oleh karenanya, jika Allah Subhanahu Wata’ala beri keistimewaan kepada kita berupa ilmu pengetahuan, kepintaran dan kecerdasan sehingga mampu menyabet sejumlah titel dan pangkat serta kedudukan yang tinggi, tidak lantas membuat kita congkak, sombong dan merasa hebat dari orang lain, karena setiap orang memiliki kelebihan.

Baca: ghirah

Pepatah Arab mengatakan:

لا تحتقر من دونك فلك شيئ مزية

Janganlah kalian menghina orang lain, karena setiap orang memiliki kelebihan.


Sebab tidak ada gading yang tak retak, tidak ada manusia yang tidak  bersalah, kesalahan yang kita perbuat adalah bukti nyata kekurangan kita. Oleh sebab itu saling menutupi kekurangan merupakan langkah tepat untuk saat ini.*/Wandi Bustami, Lc sumber hidayatulloh copas by Kaos Distro
Sebagian jamaah haji karena kurangnya ilmu ada yang memakai kaos dalam, celana dalam, atau menutup kepalanya dengan topi atau pecis. Padahal mengenakan seperti itu terlarang saat berihram bagi kaum pria.
Ada yang mau lihat lihat koleksi KAOS DAKWAH atau membeli KAOS DAKWAH atau KAOS DISTRO bisa di lihat stok nya di GHIRAH

Saat Tawaf Bila Pakai Celana Dalam Kena Dam Celana Dalam Ihrom Cara Memakai Underware Ihrom Pakai Ihram Tidak Boleh Kenakan Celana Dalam Cara Memakai Pakaian Ihram Menurut Nu

Sebagian jamaah haji karena kurangnya ilmu ada yang memakai kaos dalam, celana dalam, atau menutup kepalanya dengan topi atau pecis. Padahal mengenakan seperti itu terlarang saat berihram bagi kaum pria. Akan dibolehkan kembali setelah tahallul.

Larangan di atas diterangkan dalam hadits berikut ini.

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa ada seseorang yang berkata pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا يَلْبَسُ الْمُحْرِمُ مِنَ الثِّيَابِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – « لاَ يَلْبَسُ الْقُمُصَ وَلاَ الْعَمَائِمَ وَلاَ السَّرَاوِيلاَتِ وَلاَ الْبَرَانِسَ وَلاَ الْخِفَافَ ، إِلاَّ أَحَدٌ لاَ يَجِدُ نَعْلَيْنِ فَلْيَلْبَسْ خُفَّيْنِ ، وَلْيَقْطَعْهُمَا أَسْفَلَ مِنَ الْكَعْبَيْنِ ، وَلاَ تَلْبَسُوا مِنَ الثِّيَابِ شَيْئًا مَسَّهُ الزَّعْفَرَانُ أَوْ وَرْسٌ »

“Wahai Rasulullah, bagaimanakah pakaian yang seharusnya dikenakan oleh orang yang sedang berihram (haji atau umrah, -pen)?”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak boleh mengenakan kemeja, sorban, celana panjang kopiah dan sepatu, kecuali bagi yang tidak mendapatkan sandal, maka dia boleh mengenakan sepatu. Hendaknya dia potong sepatunya tersebut hingga di bawah kedua mata kakinya. Hendaknya dia tidak memakai pakaian yang diberi za’faran dan wars (sejenis wewangian, -pen).” (HR. Bukhari no. 1542)

Ibnul Mundzir menukil adanya ijma’ (konsensus ulama) bahwa tidak boleh mengenakan pakaian yang berjahit (membentuk lekuk tubuh seperti dicontohkan dalam hadits, -pen). Ibnul Mundzir mengatakan, “Tidak ada perselisihan di antara para ulama mengenai larangan mengenakan pakaian berjahit -yang membentuk lekuk tubuh-. Yang sedang berihram tidak boleh mengenakannya.”

Yang dimaksud libasul makhith (pakaian berjahit) adalah kemeja, celana, dan pakaian semisal itu.

Imam Nawawi dalam Al Majmu’ mengatakan, “Terlarang mengenakan libasul makhith atau yang semakna dengannya. Di mana pakaian tersebut membentuk lekuk tubuh. Pakaian yang bermodel seperti itulah yang terlarang dikenakan di badan atau di sebagaian anggota badan, baik pakaian tersebut terdapat berjahit ataukah tidak.”

Jadi yang jadi pokok masalah adalah karena pakaian tersebut membentuk badan seperti yang kita temui pada kemeja dan celana. Sehingga dari sini berarti untuk kaos dalam dan celana dalam tidak boleh pula digunakan.

Semoga bermanfaat bagi yang akan berhaji. Hanya Allah yang memberi taufik.



Referensi:
Masail Mu’ashiroh mimma Ta’ummu bihil Balwa fii Fiqhil ‘Ibadat, Nayif bin Jam’an ‘Abud, terbitan Dar Kunuz Isbiliya, cetakan pertama, tahun 1430 H.



Disusun di Panggang, Gunungkidul, 27 Dzulqo’dah 1435 H

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel Muslim.Or.Id
Ada banyak cara untuk menyajikan agama khususnya Islam kedalam beberapa media. Cara kreatif yang sesuai dengan modernisasi jaman akan sangat dibutuhkan oleh anak muda, baik untuk sekedar bergaya, mengikuti  trend, tapi tetap istiqomah. Bergaya dengan tidak meniru orang lain alias menjadi diri sendiri itu yang digambarkan dalam lagu Humood Alkudher (Kun anta) yang sedang marak saat ini.
Kaos dakwah kreatif

Pernah saya singgung sebelumnya dalam tulisan Kaos Dakwah Kreatif dibuat oleh anak muda Indonesia untuk berdakawah dalam bentuk video yang menampilkan hal hal yang seharusnya dilakukan dan tidak dilakukan dalam sholat, dalam mesjid dan dalam kehidupan sehari hari. Salah satu cara yang dilakukan pengusaha untuk menarik perhatian masyarakat adalah menampilkan kesan keindahan dalam setiap produk yang dihasilkan. Keindahan ini adalah seni, dan dalam islam seni itu tidak hanya terdapat dalam kaligrafi, atau elok tari sufi. Tapi kesan estetika akan ditampilkan dalam beberapa peran yang membuat dakwah lebih hidup.
Kali ini bukan dalam bentuk video, tapi dalam bentuk busana (kaos islami). Pakaian yang sehari hari kita gunakan, baik untuk sholat juga muamalah. Muamalah dalam bergaul, bekerja dan belajar pastinya butuh beberapa pakaian yang berbeda. Sesuai dengan kondisi, usia dan aktifitas kita saat ini.
Karena kaos lebih mudah dan dingin untuk dipakai. Kaos bisa disaksikan setiap hari dan dijadikan media dakwah karena sudah membumi di dunia modern. Jangan malu menggunakan kaos yang seperti ini, karena takut dibilang tidak gaul oleh teman, karena dengan gaya asli yang benar benar dibutuhkan jiwa anda tidak akan membuat anda fanatik, model kaos yang seperti ini akan membuat anda terlihat kreatif dalam memilih pergaulan tapi tetap istiqomah dalam menjalankan syariatnya.
Tentunya sebagai pelajar dan mahasiswa dengan kondisi pergaulan yang masih meraba raba butuh sentuhan islami dalam hidupnya. Apalagi untuk bergaya yang sesuai dengan lokasi kita. Diharapkan tidak mengikuti gaya kebarat baratan, keregge reggean, dan keklasikan rock n roll yang nyata sekali tidak membawa kita menuju jalannya Allah, apalagi mengharap surganya.
Memang menurut sebagian pandangan remaja, gaya seperti itu gaul, beken, keren tapi tidak mencerminkan bahwa mereka seorang muslim. Malah mencirikan mereka sebagai pengikut kaum non islam. Dengan Kaos Dakwah Kreatif menarik yang mengikuti minat remaja / pemuda saat ini yang lebih kreatif tapi tidak munafik, dihadirkanlah beberapa kaos sederhana dengan tulisan yang lebih positif.
“Dari pada memakai kaos yang bertuliskan, Rock n roll, im love it. dan semacamnya. lebih baik memakai pakaian sederhana dengan tulisan yang bisa mengajak / mengingatkan, dan menanyebar nilai nilai islam”
Dipilihnya Kaos Dakwah Kreatif ini menjadi media berdakwah dirintis oleh saudara kita sesama muslim yang punya jiwa kreatif. Beberapa media online telah memasarkan produk kaos islami ini, seperti :  
http://ghirah.com 
Jadi bagi saudara sesama muslim bisa lebih peka lagi dalam memilih media untuk pergaulan. Jangan sampai terkesan memaksa diri untuk mengikuti trend barat yang kebanyakan menyesatkan. sedangkan hati dan jiwa masih merindukan nikmat ilahi.
Peran media tulisan dalam pakaian juga membantu anda untuk berkomunikasi dengan efektif, tanpa harus menegur untuk mengingatkan. Syukur kalau ada yang tersinggung dengan kata kata positif dalam Kaos Dakwah Kreatif diatas. Karena seorang muslim akan lebih cekatan dalam menangkap pesan positif di hidupnya.
KAOS DISTRO : Tahukah Kamu Bagaimana Sejarah Kaos Distro Sebelum Sepopuler Saat Ini. Kaos distro pada saat ini memang sudah menjadi suatu hal yang biasa. Malah, hampir setiap daerah di Indonesia, distro outlet sudah sangat mudah untuk ditemukan.
Pada awalanya, distro mulai dikenal masyarakat sejak masa pertengahan tahun ‘90-an di Kota Bandung. Mulanya, distro hanyalah sebuah toko kecil yang menjual produk dan barang-barang yang tidak bisa ditemukan di mayoritas toko, misalnya seperti factory outlet, dan shooping mall.

Dengan modal seadanya, dan ditambah dengan sedikit koneksi, serta kemampuan untuk menciptakan dan memasarkan produk, alhasil ada saja yang kemudian datang dan membeli, serta menjadi pelanggan tetap pada produk-produk tersebut. Malah sampai ada loh yang membuat komunitas-komunitas distro. Ada juga Kaos Distro Wanita

Sejarah Perkembagan Kaos Distro di Nusantara
Awal mula terciptanya, distro terbentuk pada sebuah studio musik, yakni studio Reverse di daerah Sukasenang pada tahun 1994.

Di awal terbentuknya, reverse hanya memasarkan produk-produk yang spesifik, khususnya hanya produk yang diminati oleh penggemar komunitas skateboard dan musik rock. Tetapi setelah melihat kemungkinan peluang yang cukup besar, akhirnya Reverse mulai menjual berbagai produk lainnya, diantaranya seperti kaset, aksesoris, poster, artwork, t-shirt, produk-produk local, sampai yang barang-barang impor.

Nah, untuk scaling up usaha yang awal mulanya dibangun berdasarkan hobi semata, hal tersebut tentunya membutuhkan kesabaran dan kedisiplinan yang tinggi dalam mengelolanya.

Kalau dilihat dari segi pengembangan desainnya, variasi perubahan desainnya  tidak terlalu signifikan. Karena, untuk menciptakan suatu karakter desain yang kuat, tentunya membutuhkan proses dan waktu yang tidak sebentar. Tetapi untuk menciptakan kreatifitas pasar, tidak sedikit juga kok para pengusaha Kaos Distro yang melakukan riset lebih lanjut, dan pengembangan desain yang lebih mendalam.

Alhasil, pada tahun 2003, kaos distro sudah benar-benar dikenal oleh penjuru Nusantara karena keunikan kreatifitas, dan tingkat kualitasnya. Sehingga, dampak dari boom clothing pada tahun tersebut, banyak juga para pengusaha Kaos distro yang mulai ikut ambil dalam bisnis yang menggiurkan ini.

Yang kurangnya adalah, banyak juga usahawan-usahawan kaos distro kecil-kecilan yang asal menjiplak desain dan karakteristik yang sudah ada, yak arena tadi, untuk membentuk suatu karakter, akan membuthkan waktu yang cukup lama. Nah dalam perkembangannya, seni eksplorasi desain clothing anak muda Bandung, tidak sedikit  juga yang desainnya dipengaruhi oleh model street fashion Jepang.

Selain itu, industry clothing yang ada dan terus berkembang, justru juga ikut memperngaruhi perkembangan industri kecil lain yang baru, tentunya yang juga berbasis seni dan kreatifitas. Pada saat krisis ekonomi terjadi pada tahun 1998, usaha yang sudah dijalani Reverse, mengalami masa-masa yang sulit, sampai akhirnya mereka angkat kaki dari bisnis tersebut.

Tetapi kondisi yang sulit inilah yang  justru melahirkan generasi baru dalam perkembangan industri clothing di Bandung, dan terus berkembang sampai tingkat Nusantara. Nah, karena kurangnya modal dan budget untuk membeli produk-produk impor dari luar negri. Hal inilah yang akhirnya terbesit pada anak mudah kita untuk menciptakan produk kreatifitas yang dibuat dengan produksi sendiri, dan memiliki keinginan untuk bisa menciptakan kaos, sesuai dengan keinginan mereka dan para konsumennya.

Selain bisa mengekspresikan keinginan mereka dalam mendesain kaos distro nya sendiri, mereka juga lebih bisa mengkeresikan variasi dari desain yang diinginkan. Bahkan saat ini, sudah banyak loh berbagai jenis dan ragam kaos distro yang tersebar di nuasantara, misalanya kaos distro muslim, kaos distro batik, kaos distro seni, dan berbagai kaos distro kreatif lainnya. Nah, karena kreasi kaos distro yang tersebar di Nusanatara adalah hasil ciptaan dan kreasi anak muda kita, membuat seleranya menjadi sesuai dengan para penggunanya.

Kaos Distro merupakan bisnis masa kini yang banyak digeluti anak muda tanah air. Selain karena kaos distro merupakan lambang generasi muda, yakni fashion yang selalu meremaja dan selalu baru, juga karena kaos distro merupakan simbol semangat ekspresi dan independensi anak muda, baik sebagai simbol komunitas, semangat bermusik, desain grafis, atau pun otomotif dan yang baru bermunculan dalah Kaos Distro Dakwah

Di antara kota yang paling banyak menyediakan kaos distro, bahkan yang menjadi pusat kaos distro bahkan pusat fashion tanah air adalah Bandung. Mungkin Sobat bertanya Tanya, kenapa harus Bandung yang menjadi kiblat kaos distro?

ALASAN KAOS DISTRO BANDUNG MENJADI KIBLAT BISNIS DISTRO
Paling tidak, kita melihat ada 3 Faktor yang menjadikan kaos distro Bandung sebagai kiblat Kaos Distro, yakni seperti di bawah ini.

1. Faktor Budaya
Pertama, Bandung merupakan perpaduan antara budaya yang semangat  motekar (kreatif) dan someah (ramah tamah) dengan budaya metropolitan yang modern, persaingan ketat, serta rasional. Perpaduan 2 budaya inilah yang pada akhirnya akan mewujud menjadi semangat indie yang tak ingin dikekang banyak aturan, baik melalui karya seni lukis, semangat bermusik, menjadi entertain, serta hal hal lain yang kreatif.

Dalam hal ini, kaos disto Bandung merupakan bagian kreativitas anak muda Bandung yang paling banyak digemari, selain karena semangat independensi, juga karena di dalamnya memuat kreativitas tinggi, baik mengenai model, corak design, serta kaos distro merupakan hasil kreativitas dari perkawinan antara fashion, seni, dengan semangat komunitas yang tinggi.

2. Faktor Sejarah
Kedua, selain faktor budaya di atas, hadirnya kaos distro Bandung sebagai kiblat bisnis distro tanah air adalah karena Bandung punya sejarah panjang sejak zaman belanda. Semenjak zaman penjajahan belanda, Bandung dijadikan sebagai pusat pabrik tekstil, khususnya di kawasan majalaya. Kondisi ini kemudian ini yang menjadi cikal bakal Bandung berkembang sebagai  pabrik tekstil yang menjadi bahan pokok industri garmen. Begitu pula mudahnya akses industri garmen menjadikan Bandung sebagai kota yang lebih dulu memproduksi kaos distro. Jadi jika dirunut secara sejarah, alasan kaos distro Bandung menjadi kiblat kaos distro ialah karena Bandung lebih dulu memprakarsai bisnis kaos distro di Bandung kota lain.

3. Faktor Ekonomi
Bandung merupakan pusat industri garmen, yang mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi. Ketersediaan bahan dan mudahnya akses produksi  ini yang mendorong banyaknya Kaos Distro Bandung.

Kreativitas masyarakat Bandung ini ditopang pula oleh banyaknya sector jasa di kota metropolitan seperti Bandung, baik wisata, perkantoran, dan jasa lainnya. Pangsa pasar yang besar ini menjadi kekuatan tumbuh berkembangnya industri distro di Bandung, terutama kaos distro Bandung. Hal ini pula yang membuat para turis ke Bandung senang berbelanja kaos distro, hingga melakukan pengembangan distro di kota kota lain di Indonesia melalui cabang cabang distro.

Industri garmen Bandung

Jika kamu anak muda Bandung, atau anak muda tanah air yang memiliki semangat yang sama dengan semangat bandung, bagaimana cara menggunakan semangat kreativitas menjadi karya produktif seperti para pemilik kaos distro Bandung yang sudah lebih dulu terjun di dunia fashion. Tentu kamu punya kreativitas yang lebih gila, bukan? 

Kaos Distro Wanita
Kaos Distro tidak hanya di minati oleh kaum pria saja, kaum wanitapun berlomba lomba mencari Kaos kesukaannya. Jika Wanita Muslimah tentu saja tidak sembarangan memilih jenis kaos kesukaannya. Kaos distro wanita muslimah harus memenuhi syarat syarat syar’i yaitu tertutup auratnya dan tidak membentuk tubuh.
Bagi wanita muslimah yang mengenal syar’i kaos distro wanita biasanya hanya untuk lapisan pakaian atau baju syar’i nya saja untuk keluar rumah, tapi kalau di dalam rumah bisa di gunakan kaos distro ini.

Harga Kaos dipengaruhi dari beberapa kriteria di antaranya adalah :
1.     Jenis Bahan yang di gunakan
2.     Desain Kaos Distro
3.     Merk atau brand
4.     Keunikan dan  tingkat kesulitan penyamblonan
5.     Daerah atau wilayah
6.     Dll
Dari kriteria itulah para penjual kaos distro menentukan harga jual kaos distro nya, sehingga beragam harga kaos di pasaran, tapi kita jangan tertipu dengan harga kaos distro yang murah, bisa jadi kaos itu di produksi secara masal sehingga menekan harga pembuatannya.
Jika kaos di produksi secara masal saya menganggap kaos jenis itu hilang dari makna distronya, karna yang namanya distro pasti dibuat limited edition.

Kaos Distro Lengan Panjang
Kaos jenis ini banyak di sukai oleh kaum wanita muslimah, karna selain menutup aurat juga bisa buat lapisan baju syari nya. Kaum priapun banyak yang menyukainya terutama untuk dipergunakan di daerah dingin da nada juga yang untuk keren kerenan.
Kaos Distro lengan panjang agak sedikit mahal karna menggunakan bahan yang lebih banyak dan tingkat kesulitan menjahitnyapun agak sedikit sulit.
Dari desain kaos ini agak sedikit banyak variasi karna gambar bisa dibuat di kaos bagian lengannya, sehingga akan terlihat variatif dan modis

Pemilihan kaos distro polos sangat berpengaruh terhadap jenis bahan sablon yang akan di pergunakan untuk penyamblonan. Sebelum membeli kaos polos kita harus tahu dahulu jenis penyablonan dengan menggunakan tinta sablon jenis apa.
Untuk membeli kaos polos sudah banyak beredar di dunia maya, tinggal ketik saya Kaos Distro Polos, maka nanti akan bemunculan penjual kaos polos.
Harga dari kaos polos ini beragam ragam tergantung jenis bahan yang di pergunakan, ada juga jenis kaos tanpa jahitan samping, tentunya jenis kaos ini lebih mahal

Grosir Baju Distro Murah Tanah Abang
Pasar Tanah Abang bukan saja pusat grosir dari jenis pakaian, Tanah Abang juga merupakanGrosir BajuDistro Tanah Abang . Di pasar tanah abang kita bisa memilih dengan sepuasnya kaos  atau baju yang akan kita pilih, karna banyak sekali disana berkumpul pedangan pakaian dari seluruh Indonesia. Biasanya yang membeli di pasar Tanah Abang adalah para pedagang juga untuk di jual kembali di dalam negri maupun ke luar negri.
Di Pasar Tanah Abang kita harus pintar memilih baju yang kita inginkan karna beragamnya jenis dan sifat dari pedagang. Kita juga harus berhati hati saat belanja di sana, karna dari segi keamanan agak kurang terjamin. Di pasar banyak pedagang berkumpul dari seluruh Indonesia. Sehingga sifat dari pedagang satu dengan pedagang lainnya ada perbedaan.

Grosir Kaos Distro Branded
Dimanakah kita bisa menemukan Grosir Kaos Distro Branded ?,
Kenapa kita harus membeli barang grosiran ?
Siapakah para pencari barang grosiran ?
Pertanyaan di atas sangat menggelitik hati saya, kenapa ?..... Namanya Kaos Distro pasti dibuat dengan Limited Edition alias dibuat hanya beberapa kaos saja, jika kaos distro sudah di grosir saya kira hilang makna dari Nama Distro.
Disinilah para pembeli atau penikmat distro harus lebih jeli dalam memilih kaos distro kegemarannya, karna jangan sampai kaos yang anda pergunakan sudah banyak orang yang pakai, jadi akan hilang dari makna distro nya.
Adakah barang branded tapi grosiran, “ Ada “. Biasanya para pedagang ini hanya mengejar omset dari pada makna dari distro itu tersendiri.

Kaos Distro 2018, 2019, 2020
Dari tahun ketahun Kaos Distro akan semakin berkembang, dari jenis bahan, desain kaos danharga kaos distro itu sendiri. Semakin lama jenis kaos distro akan semakin mahal karna mengikuti perkembangan zaman dan trend kaos distro saat itu.
Tahun 2017, 2018, 2019, 2020 sampai tidak tahu kapan kaos distro ini akan menjadi trend, karna penggunaan kaos sangat umum digunakan oleh siapapun

Dimanakah toko online yang menjual kaos distro selain di Lazada, tokopedia, blibli, ghirah.comdan yang lainnya. Sebenarnya untuk membeli kaos online tidak sesulit jika kita membeli di pasar pasar tradisional ataupun di Mall Mall. Kita cukup berada di depan computer atau menggunakan androit di rumah dengan browsing, tinggal kita ketik saja di google “ Kaos Distro“ Maka akan bemunculan took took online yang menjual kaos jenis ini. Anda tinggal pilih pilih, kemudian di klik, Bayar lewat online atau banking, konfirmasi pembayaran. Maka kaos distro anda akan sampai di rumah, tidak perlu bermacet macetan dan berdesak desakan untuk melihat kaos distro yang anda inginkan. Mudah bukan ?....


Sumber informasi KAOS DAKWAH

Sponsor